Part One : "What's in a name? That which we call a rose by any other name would smell as sweet".
Yeah yeah yeah...
A lot of Surprises , made my day was a peculiar moment.
Hmmmmm....
I thought that i was lost.
I lost the Velvet jackets, I lost Mr.Cold, I lost Mr.Geek.
But they came to my life again.
C'mooooooooooooon... how did you make it for me?
- Velvet Jacket
Velvet jacket was walking in front of me.
Oh meee gaaaaaaaaaaaaaaadd..
I thought that he has moved to other school, or maybe he just moved!
But I was wrong.
- Mr.Cold
One minute after i said it all, you were standing in front of me.
SO FUNEEEEEEEEHHH!
Gue tertegun.
Nahan ludah--Nelen ludah *glek*
Is that you.... again? You're still aliveeeeeeee!!
Waaaaaaaaaaaaaaaaaaaiiiiiiiiittt!
Apa itu? yang ada diatas kepala kamu?
Oh no.
I hate you in a mohawk style!
Okay, It doesn't matter.
But you here. Gue jalan dikantin, gue kekoperasi, gue ke ruang guru, gue duduk...
dan Mr.Cold tetep ada.
Dengan tatapan yang masih dulu.
- Mr.Geek
Paling parah dan entahlaaaaaaaaaaah...
Gue iseng check fesbuknya.
Then, his photo profil with his 'someone-new'
SINKING SHIP!
- I found someone whom lost from my life for several years....
He came to my life again;
Yeah!
Kita gak pernah ngobrol.
Pernah gue cuma ngobrol gini:
Me: "Hey, ada --- dikamu?"
Him: "Ga"
Itu aja.
Dan juga, gue gak berharap lagi lah soalnya gue juga lebihnya sebel sama dia.
*sebel karena sesuatu*
Tapi ternyata pas beberapa waktu kemudian...
Gak disangka-sangka...
He took me to talk!
Oh my goat whatta awesome!
He talked to me, dia ngajak gue ngobrol..
So Friendly!
Gue taulah.. gue GEER MODE : ON
LORD,
Given me what I need.
LORD,
Given help for me.
LORD,
Given me the best way to learn.
LORD,
Given me the best thing which it took me to be better human.
LORD,
Given me a right path way.
ALLAH SWT my LORD,
How I should do for pay what you've done is Pray.
...
LORD,
Do I need someone (else) who can cheer me up?
You give me what I need, not what I want.
Kemana?
Padahal udah lama gue gak ketemu.
Udah satu bulan, gue gak liat mereka.
Yah, padahal itu 'MEREKA'- jamak.
Kenapa gak salah satu aja dari kalian yang pergi?
Kenapa harus semuanya?
I didn't know you, now did I, boy?
Pulang bareng. Gue cuma bisa; " Haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah..."
Dan gue gak pernah seangkot atau ketemu lagi sama dia. Juga gue udah sangat lupa dan tidak pernah mikir dia lagi.
Not again, not again!
Tapi,
200110,
Alias Rabu, 20 Januari 2010,
I'm in love again
It's too late now...
Setiap hari, saya selalu disana. Tak kenal panas, hujan, badai, bahkan apapun yang terjadi diluar sana.
Ya, saya tetap disana. Layaknya orang buta, orang tersesat, orang yang tidak beroreintasi.
Semuanya serius. Apapun yang terjadi, mereka selalu menganggap semuanya itu dengan serius.
Mereka telah mendapatkan kunci mereka masing-masing. Menggenggamnya, hingga kunci itu lepas semudah pasir.
Saya?
Masih mencari kunci tersebut layaknya orang mabuk mencari kacamata yang sedang ia pakai.
Bodoh!
Apa yang saya lakukan ini? Harusnya saya juga mengerti kehidupan pola geometri, runtutan teka-teki kehidupan fibonacci, hypotenusa dari sisi manusia yang lain.
Bodoh!
Seharusnya saya mengerti!
Sisi lain terkecil dari kita, atom-atom kehidupan. Natrium-natrium yang dapat menjadi pisau tajam didunia nyata, sesuatu yang akan berguna jika dia mengubah dirinya, dan sisi filosofis didalamnya.
Bodoh!
Seharusnya saya tahu!
Bahwa semua hal kecil dapat saya perhitungkan. Hal sepele yang tidak dapat menarik perhatian saya, ternyata itu sebuah kunci.
Apa yang terjadi semua?
Saya tidak bisa mengerti mereka, mereka tidak bisa saya mengerti.
Apa yang salah dari saya?
Saya telah coba menyelam dan sesak nafas untuk mencari hal yang hilang; kunci yang hilang, potongan puzzle yang hilang, keseimbangan yang hilang, makna yang hilang, dan jawaban yang hilang.
Semuanya tidak dapat saya raih. Mengambang dikepala saya. Saya coba raih, namun itu sesulit meraih kabut malam.
Apa yang salah?
Ini semua akan sia-sia.
Hanya buang enerji dan materi.
Lalu, hanya kosong.